Penerapan Metode simple additive weighting (SAW) dalammenetukan mahasiswa berprestasi
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Perkembangan
teknologi informasi telah berkembang sejauh ini, dan siapapun yang
mengikuti perkembangan dunia informasi merasa
bahwa perkembangan ini terlalu cepat untuk menyesuaikan dengan
pertumbuhan organisasi dan instansi pemerintah. Dengan berkembangnya teknologi
sistem informasi, banyak hal yang mempermudah pekerjaan. Teknologi dirancang
untuk memberikan kemudahan bagi manusia. Contoh teknologi adalah komputer.
Komputer memiliki sistem yang dapat
membantu orang memecahkan masalah. Dan salah satu sistem tersebut adalah sistem
pendukung keputusan. Fuzzy Multiple Atrtribute Decision Making (FMADM)
merupakan salah satu metode dalam mengambil keputusan untuk mencari alternatif
yang optimal dari kriteriakriteria yang berhubungan dengan sistem. Salah satu
metode dari FMADM adalah metode Simple Additive Weighting (SAW). Dengan alur
algoritma yang sederhana tetapi dapat menjadi bahan solusi terhadap
permasalahan dalam menentukan tingkatan prestasi dari para maha siswa.
Metode Simple Additive Weighting
(SAW) merupakan salah satu algoritma dalam sistem pendukung keputusan.
Algoritma SAW sering juga dikenal dengan istilah metode penjumlahan terbobot.
Disebut dengan istilah tersebut, dikarenakan pada dasarnya Metode Simple
Additive Weighting (SAW) akan melakukan penjumlahan terbobot untuk semua
attribut pada setiap alternatif. Tujuan akhirnya, supaya Metode Simple Additive
Weighting (SAW) bisa membandingkan alternatif secara lebih seimbang dan
menghasilkan perhitungan yang lebih baik.
Dan di dalam
makalah saya kalini akan mengacu pada pembahasan pencarian nilai dan bobot prestasi
maha siswa jurusan hukum di universitas muhamadiyah kotabumi dengam menggunakan
metode Simple Additive Weighting (SAW)
Prestasi
sendiri memiliki makna hasil dari suatu kegiatan yang memiliki makna, kegiatan
yang dilakukan dapat beruapa usaha, upaya, menciptakan baik dilakukan
sendiri-sendiri maupun dilakukan secara berkelompok. Berdasarkan asal katanya
presatsi berasal dari bahasa belanda yakni prestatie, yang berbarti hasil dari
apa yang diupayakan. Berdsaran
pejnelasan diatas prestasi tidak mungkin didapatkan oleh seseorang yang tidak
melakukan usaha. Anda harus melakukan upaya dalam bentuk upaya yang serius.
Hasil atau prestasi yang dicapai sebanding dengan usaha yang dilakukan. Sehingga
prestasi adalah bukti otentik dan representatif terhadap apa yang telah
diupayakan, Dan untuk menetukan mahasiswa yang berprestasi pada prodi Hukum di Universitas Muhammadiyah Kotabumi
dengan ini saya menerapkan metode Simple Additive Weighting (SAW) dengan
harapkan mendapatkan hasil dan informasi
yang jelas serta akurat.
Dalam hal ini
maka penulis tertarik untuk mengambil makalah dengan judul "Penerapan
Metode simple additive weighting (SAW) dalam menetukan mahasiswa berprestasi
pada prodi (program studi) Hukum Universitas Muhammadiyah Kotabumi"
yang akan membantu dan memudahkan pekerjaan petugas baik staf tata usaha atau
pun dosen, yang lebih akurat dan proses yang lebih cepat.
No comments:
Post a Comment